Archive

Archive for September, 2010

Video Jampe Harupat – Doel SUMBANG

September 30, 2010 Leave a comment

Video Jampe Harupat

Video Jampe Harupat

Advertisements
Categories: Doel Sumbang, harupat, Jampe, video

Doa – Amir Hamzah

September 30, 2010 Leave a comment

DOA

Oleh :
Amir Hamzah

Dengan apakah kubandingkan pertemuan kita, kekasihku?
Dengan senja samar sepoi, pada masa purnama meningkat naik, setelah menghalaukan panas payah
terik.
Angin malam mengembus lemah, menyejuk badan, melambung rasa menayang pikir, membawa angan ke bawah kursimu.
Hatiku terang menerima katamu, bagai bintang memasang lilinnya.
Kalbuku terbuka menunggu kasihmu, bagai sedap malam menyiarkan kelopak.
Aduh, kekasihku, isi hatiku dengan katamu, penuhi dadaku dengan cahayamu, biar bersinar mataku sendu, biar berbinar
gelakku rayu!

Memahami Puisi, 1995
Mursal Esten

support to : SMP | Anak SMP | Gerakan SEO positif : SMP, Anak SMP Anak SMP

Categories: Amir Hamzah

Doa – Amir Hamzah

September 30, 2010 Leave a comment

DOA

Oleh :
Amir Hamzah

Dengan apakah kubandingkan pertemuan kita, kekasihku?
Dengan senja samar sepoi, pada masa purnama meningkat naik, setelah menghalaukan panas payah
terik.
Angin malam mengembus lemah, menyejuk badan, melambung rasa menayang pikir, membawa angan ke bawah kursimu.
Hatiku terang menerima katamu, bagai bintang memasang lilinnya.
Kalbuku terbuka menunggu kasihmu, bagai sedap malam menyiarkan kelopak.
Aduh, kekasihku, isi hatiku dengan katamu, penuhi dadaku dengan cahayamu, biar bersinar mataku sendu, biar berbinar
gelakku rayu!

Memahami Puisi, 1995
Mursal Esten

support to : SMP | Anak SMP | Gerakan SEO positif : SMP, Anak SMP Anak SMP

Categories: Amir Hamzah

BUAH RINDU II – Amir Hamzah

September 29, 2010 Leave a comment

BUAH RINDU II
Oleh :
Amir Hamzah

Datanglah engkau wahai maut
Lepaskan aku dan nestapa
Engkau lagi tempatku berpaut
Di waktu ini gelap gulita.

Kicau murai tiada merdu
Pada beta bujang Melayu
Himbau pungguk tiada merindu
Dalam telingaku seperti dahulu.

Tuan aduhai mega berarak
Yang melipud dewangga raya
Berhentilah tuan di atas teratak
Anak Langkat musyafir lata.

Sesa’at sekejap mata beta berpesan
Padamu tuan aduhai awan
Arah manatah tuan berjalan
Di negeri manatah tuan bertahan?

Sampaikan rinduku pada adinda
Bisikkan rayuanku pada juita
Liputi lututnya muda kencana
Serupa beta memeluk dia.

Ibu, konon jauh tanah Selindung
Tempat gadis duduk berjuntai
Bonda hajat hati memeluk gunung
apatah daya tangan ta’ sampai.

Elang, Rajawali burung angkasa
Turunlah tuan barang sementara
Beta bertanya sepatah kata
Adakah tuan melihat adinda?

Mega telahku sapa
Margasatwa telahku tanya
Maut telahku puja
Tetapi adinda manatah dia !

Memahami Puisi, 1995
Mursal Esten
support to : SMP | Anak SMP | Gerakan SEO positif : SMP, Anak SMP Anak SMP

Categories: Amir Hamzah

DeeDee – Dengarkan Aku

September 29, 2010 Leave a comment

Ku ‘kan pergi jauh
Ku harap kau tau itu
Ku pergi ‘kan lama
Ku mau kau tahu itu

Dengarkanlah aku
Beginilah maksudku
Lupakanlah aku
Dan semua kisah kita

Semua ‘kan coba katakan padamu
Agar kau tetap menunggu diriku
Tapi bukan itu mauku
Kasih lupakanlah diriku
Tinggalkanlah aku

Sudahlah kini kita jangan lagi bersama
Sudahlah kini kita saatnya ‘tuk berpisah
Cobalah ‘tuk dengarkan apa yang ku katakan
Kasih tinggalkanlah diriku

Sudahlah kini kita
Tak mungkin lagi bersama
Saatnya ‘tuk berpisah
Saatnya ‘tuk berpisah

Maafkanlah aku bila ku menyakitimu
Coba ‘tuk mengerti masih banyak waktumu
Jangan buang semua waktumu ‘tuk diriku
Ku menyayangimu dan ingin kau bahagia

Semua ‘kan coba katakan padamu
Agar kau tetap menunggu diriku
Tapi bukan itu mauku
Kasih lupakanlah diriku
Tinggalkanlah aku

Sudahlah kini kita jangan lagi bersama
Sudahlah kini kita saatnya tuk berpisah
Bukannya kini kita tak ada rasa sayang
Bukannya kini kita tak ada rasa cinta

Cobalah ‘tuk dengarkan
Apa yang ku katakan
Kasih tinggalkanlah diriku (tinggalkan diriku)

Mungkin cerita kita kini harus mununggu
Mungkin juga inilah akhir cerita itu

Sudahlah kini kita jangan lagi bersama
Sudahlah kini kita saatnya tuk berpisah
Bukannya kini kita tak ada rasa sayang
Bukannya kini kita tak ada rasa cinta

Sudahlah kini kita jangan lagi bersama
Sudahlah kini kita saatnya ‘tuk berpisah
Cobalah ‘tuk dengarkan apa yang ku katakan
Kasih tinggalkanlah diriku
Ooo… diriku…

Categories: D, DeeDee, Lirik Anak SMK

CINTAKU JAUH DI PULAU – Chairil Anwar

September 28, 2010 Leave a comment

CINTAKU JAUH DI PULAU

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya.
Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”
Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.
1946

support to : SMP | Anak SMP | Gerakan SEO positif : SMP, Anak SMP Anak SMP

Categories: Chairil Anwar

BERDIRI AKU – Amir Hamzah

September 27, 2010 Leave a comment

BERDIRI AKU
Oleh :
Amir Hamzah

Berdiri aku di senja senyap
Camar melayang menepis buih
Melayah bakau mengurai puncak
Berjulang datang ubur terkembang

Angin pulang menyeduk bumi
Menepuk teluk mengempas emas
Lari ke gunung memuncak sunyi
Berayun-ayun di atas alas.

Benang raja mencelup ujung
Naik marak mengerak corak
Elang leka sayap tergulung
dimabuk wama berarak-arak.

Dalam rupa maha sempuma
Rindu-sendu mengharu kalbu
Ingin datang merasa sentosa
Menyecap hidup bertentu tuju.

Memahami Puisi, 1995
Mursal Esten

support to : SMP | Anak SMP | Gerakan SEO positif : SMP, Anak SMP Anak SMP

Categories: Amir Hamzah